Emy Afriani

Guru TKIT Anak Sholeh Mataram NTB...

Selengkapnya
Momentum Kebangkitan Lombok

Momentum Kebangkitan Lombok

Kemerdekaan Indonesia ke-73 memberikan semangat luar biasa bagi semua rakyat Indonesia. Apalagi, perhelatan akbar Asean Games 2018 dibuka di Glora Bung Karno Jakarta tepat setelah perayaan kemerdekaan Indonesia.

Perayaan kemerdekaan Indonesia di Lombok yang biasa dimeriahkan dengan pengibaran bendera di sekolah, kampus, instansi pemerintah, kantor-kantor LSM, puncak gunung, dan di berbagai tempat kini di Lombok hanya mampu dikibarkan tanpa tiang di setiap tanah lapang pengungsian. Meski demikian, semangat kemerdekaan itu masih tetap menggelora.

Spirit kemerdekaan terus dibangkitkan dalam jiwa-jiwa masyarakat Lombok yang trauma akibat gempa. Bencana gempa pekan lalu telah menorehkan luka. Namun, sebagai manusia beriman kita harus terus berusaha agar survive dalam hidup.

Bu Dien, beliau biasa disapa di TK IT Anak Sholeh Mataram. Setiap hari berusaha membangkitkan semangat kemerdekaan di jiwa-jiwa anak-anak yang berada di Camp Pengungsian. Bersama beberapa rekan dari TK IT dan Kerajaan Dongeng NTB, beliau melakukan mental healing melalui dongeng ceria.

Sabtu, 18 Agustus 2018 di tenda Camp Pengungsian Lapangan Sigerongan Lombok Barat, Bu Dien mendongeng tentang "kelinci yang pemberani". Anak-anak, ibu-ibu dan bapak-bapak sangat antusias mendengarkan. Mereka juga diajak bernyanyi bergembira. Terik mentari yang menyengat kulit tak membuat mereka hilang semangatnya. Apalagi, selesai mendongeng anak-anak mendapatkan hadiah berupa permen. Makanan pavorit semua usia.

Kegiatan dongeng dirangkai dengan penyerahan bantuan logistik JSIT dan dana takaful kepada keluarga Ustdzh Zur Kepala SD IT Anak Sholeh 2 Mataram.

Sabarlah wahai saudaraku. Allah Al Khaliq tahu kalian mampu melewati ujian ini. Ketuklah pintu-pintu langit-Nya dalam sujud dan munajatmu. Jadikan hari kemerdekaan Indonesia sebagai momentum kebangkitan Lombok.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Nggih Pak. Mohon doa bagi saudara-saudara di Lombok

19 Aug
Balas

perjuangan saudara kita yang di Lombok benar teruji bahkan melebihi Atllet Asian Games.. ! Salam Merdeka

19 Aug
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali